Rabu, 23 Februari 2011

byee.. byee.. My LopHe..

Aku tidak tahu apa ini cinta atau hanya sekedar perasaan suka dan sayang terhadapmu. Tapi yang aku rasakan ini sungguh-sungguh menyiksa diriku. 
Sejak aku berada di kelas 5 SD, aku selalu memperhatikanmu dan berharap kamu menganggapku ada. Aku berharap kamu bisa mengetahui perasaanku dan membalasnya. Setiap saat aku selalu berusaha untuk memperlihatkan diriku dihadapanmu, hanya agar kau melihatku dan memperhatikan aku. Setiap kamu ada bersamaku, mataku tidak pernah berhenti memandang ke arahmu. Dan saat kamu memandang ke arahku, aku segera memberikan senyum termanis yang kumiliki. Aku berusaha untuk mengetahui apa kesukaan dan yang tidak kamu sukai. Aku berusaha mengetahui setiap detik perlakuanmu setiap hari. 
Tapi aku tidak pernah bisa mengatakan perasaanku padamu. 
Hingga suatu hari, aku mendengar hal yang sangat mengejutkan. Kamu meminta temanmu untuk mengatakan kepadaku supaya aku melupakanmu. Itu sungguh menyakitkan bagiku. Sangat menyakitkan.
 
Sejak saat itu, aku hanya bisa memandangmu dari kejauhan. Aku selalu mengetahui setiap wanita yang kamu sukai, dan aku berusaha menjadi seperti mereka. Menjadi apa yang kamu sukai. Bahkan aku juga mengetahui dari temanku alasan mengapa kamu tidak bisa menyukaiku. Aku pun berusaha untuk merubah semua itu hanya untuk kamu. 
Agar kamu dapat menyukaiku. 
Tapi, waktu yang diberikan berlalu sangat cepat. Kamu meninggalkan aku sendiri. Kamu pergi ke kota lain untuk melanjutkan studimu. Aku sangat terpukul untuk yang kedua kalinya. 
Tapi, setiap kamu datang kembali dan berlibur, aku tetap berusaha menjadi seorang wanita yang cantik walau kamu tidak pernah memperhatikan aku dan menganggap aku ada. Itu sangat sakit. 
Hingga liburan pada tahun ketiga, kamu baru menganggapku ada dan aku mulai berharap lagi kepadamu. Berharap kamu mau menerima cintaku selama ini. Tapi, kamu hanya menganggap aku sebagai teman. Ya, hanya sebagai teman masa kecil. 
Aku selalu mencari tahu tentang dirimu selama ini. Apakah selama kamu pergi kamu sudah mempunyai orang yang kamu cintai? Apakah selama kamu pergi kamu sudah menemukan pasangan jiwamu? Apakah selama kamu pergi kamu melupakan aku untuk yang kesekian kalinya? Aku selalu berharap itu semua ‘tidak pernah’. 
Yang aku dengar hanya prestasi sekolahmu yang sangat membanggakan. 
Dan pada saat giliranku untuk meninggalkan kota masa kecilku, aku berharap aku bisa bertemu lagi denganmu, sehingga setiap hari bisa melihatmu kembali. Tapi itu semua hanya harapanku belaka. Aku semakin lama tidak bertemu lagi denganmu. 
Dan betapa sakitnya aku saat mendengar bahwa kamu sudah menemukan pendampingmu. Seandainya pendampingmu itu aku, tentu aku sangat bahagia. 
Tapi aku segera mencari tahu dan ingin melihat seperti apa wanita itu? Wanita yang telah memiliki hatimu yang tidak pernah aku dapatkan. Dan setelah aku melihat wanita itu, aku merelakan cintaku untukmu pergi berlalu bersama kenangan manisku sejak pertama aku menyukaimu. 
Aku merelakan cinta yang sudah 9 tahun bersemi di hatiku yang terdalam. Selamat tinggal CINTA.. aku turut berbahagia bersamamu dan wanita yang kau cintai.


Bye My Lophe..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar